liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
Gunung Semeru Kembali Erupsi Letuskan Asap Hingga 1 Km

Gunung Semeru yang memiliki ketinggian 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali meletus dengan ketinggian asap mencapai 500 meter hingga 1 kilometer (km) pada Jumat (13/1).

“Berdasarkan laporan yang kami terima, teramati 4 kali erupsi dengan tinggi asap sekitar 500-1.000 meter, warna asap abu-abu putih cenderung ke arah utara dan barat daya,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Lumajang Wawan Hadi. Siswoyo saat dihubungi melalui telepon di Lumajang, Jumat.

Berdasarkan laporan tertulis petugas Pengamatan Gunung Api Semeru (PPGA) Gunung Sawur periode 13 Januari 2023 pukul 06.00-12.00 WIB, juga terpantau secara visual tiga longsoran dengan jarak luncur 800 meter menuju Besuk. Membakar.

“Untuk aktivitas kegempaan tercatat 19 letusan dengan amplitudo 13-22 mm, kemudian satu kali guguran dengan amplitudo 4 mm, satu kali letusan dengan amplitudo 3 mm, dan dua tektonik jauh dengan amplitudo 10-20 mm. ,” dia berkata.

Ia menjelaskan, aktivitas Gunung Semeru meletus setiap hari dan hal tersebut merupakan hal yang wajar, sejalan dengan status gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut yang berada pada level tiga atau dalam keadaan siaga.

“Sejauh ini belum ada dampak dari erupsi Semeru yang mengeluarkan asap setinggi 1.000 meter, namun Tim Reaksi Cepat (TRC) terus memantau perkembangan di lapangan,” ujarnya.

Sesuai dengan rekomendasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), masyarakat diimbau untuk tidak beraktivitas di kawasan tenggara sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi).

Di luar jarak itu, masyarakat juga dilarang beraktivitas dalam jarak 500 meter dari sempadan sungai (sungai sempadan) sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terkena dampak perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km. dari atas

“Masyarakat diimbau untuk tidak beraktivitas dalam radius 5 km dari kawah atau puncak Gunung Semeru karena terancam bahaya lemparan batu (pijar),” ujarnya.

Masyarakat juga diminta mewaspadai potensi longsoran awan panas (APG), guguran lahar, dan aliran lahar di sepanjang aliran sungai yang mengalir dari puncak Gunung Semeru, khususnya di sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk. Duduk. Serta potensi lahar di sungai-sungai kecil yang menjadi anak sungai Besuk Kobokan.