liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
ronin86
cocol77
cocol77
cocol77
maxwin138
Memahami Cara Memainkan Tehyan, Alat Musik Tradisional Khas Betawi

Suku Betawi merupakan salah satu suku di Indonesia yang memiliki budaya dan seni yang menarik. Salah satunya adalah dunia musik tradisional bernama Tehyan.

Alat musik tradisional ini awalnya dibawa oleh masyarakat Tionghoa yang sudah lama menetap di Indonesia pada masa penjajahan Belanda. Terutama masyarakat ‘Cina Benteng’ yang tinggal di pesisir Kota Jakarta seperti Kota Tangerang.

Tehyan biasanya dimainkan oleh masyarakat keturunan Tionghoa untuk dipadukan dengan kesenian Gambang Kromong, lenong Betawi atau ondel-ondel. Pada zaman dahulu, Tehyan sering dimainkan pada acara pernikahan, festival, dan pemakaman. Namun, kini alat musik ini disebut langka karena belum banyak orang yang bisa memainkannya.

Main Teh

Dilansir dari situs kemdikbud.go.id, Tehyan dimainkan dengan cara digesek menggunakan alat berserat khusus yang diselipkan di antara kedua senar, sehingga akan menimbulkan bunyi dari suara gesekan tersebut. Alat musik tradisional ini terbuat dari kayu jati, dan memiliki tabung resonansi yang terbuat dari batok kelapa dan dilengkapi dengan dua senar.

Alat musik tradisional yang memiliki nada dasar A ini memiliki bentuk yang panjang dengan bagian bawah yang sedikit melebar. Jika diperhatikan, bentuknya sangat mirip dengan postur tubuh manusia yang meliuk-liuk. Tehyan merupakan salah satu dari tiga jenis alat musik yang memiliki ciri khas dan keistimewaan tersendiri.

Tehyan dikenal memiliki suara melengking tinggi. Sedangkan dua lainnya adalah Sukong dan Kong ahyan. Ketiga alat musik ini memiliki nada dasar yang berbeda.

Sukong bernada dasar G atau Bass, sedangkan Kong ahyan bernada dasar D atau melodi. Alat musik tradisional ini dimainkan dengan cara digesekkan pada senar, atau senar seperti memainkan biola. Gesek alat ini harus disertai dengan perasaan agar nada yang tercipta lebih indah.

Dalam memainkan alat musik tehyan harus diiringi dengan rasa hidup agar nada yang dihasilkan lebih indah didengar. Hal inilah yang menjadikan alat musik Tehyan sebagai alat musik yang memiliki keunikan dan ciri khas yang berbeda dengan alat musik lainnya. Alat musik tradisional Tehyan sempat populer seiring dengan berkembangnya orkestra gambang.