liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
Mengintip Pesona Kawah Candradimuka Dataran Tinggi Dieng

Kawah Candradimuka merupakan salah satu destinasi wisata alam di Banjarnegara, Jawa Tengah. Keberadaan kawah ini memang belum sepopuler Kawah Sikidang dan Sileri Dieng. Namun kawah ini juga memiliki panorama alam yang tak kalah menarik di Dataran Tinggi Dieng.

Bagi masyarakat sekitar, arti nama Candramimuka diambil dari dua kata yaitu ‘candra’ yang berarti bulan dan ‘muka’ yang berarti wajah. Oleh karena itu Candradimuka diibaratkan hanya melihat satu bulan di depannya tanpa melihat bulan di belakangnya.

Salah satu daya tarik Kawah Candradimuka adalah air kawah yang sering berubah warna. Kawahnya terkadang berwarna biru, kemudian berubah menjadi abu-abu, terkadang putih. Panorama di sekitar kawah juga tak kalah spektakuler berupa tebing-tebing tinggi.

Pesona Wisata Kawah Candradimuka

Wisatawan dapat melihat kawah dari dekat. Kemudian, bagi yang ingin melakukan aktivitas petualang, Anda bisa mencoba trekking menuju lubang kawah yang akan menguji adrenalin Anda dengan bebatuan besar.

Banyak wisatawan yang melalui jalur trekking menuju Kawah Candradimuka yang cukup menantang melewati bebatuan besar. Namun jika ingin menyaksikan keindahan hamparan perbukitan hijau yang mempesona, wisatawan hanya perlu mendaki ke puncak tebing.

Wisatawan juga dapat mengunjungi sumber air panas di dekat kawah. Terdapat tiga sumber mata air yang oleh sebagian orang dianggap memiliki khasiat yang beragam. Hal ini membuat banyak wisatawan mengambil air di tempat itu untuk menyembuhkan segala penyakit.

Fasilitas di Kawah Candradimuka memang masih minim, namun cukup membantu wisatawan. Fasilitasnya meliputi tempat parkir, toilet, dan mushola. Jika ingin mencari makanan, terdapat warung kuliner yang terletak di sekitar destinasi wisata.

Toko ini menyediakan makanan ringan, makanan berat dan minuman. Untuk menikmati keindahan Kawah Candramimuka, wisatawan cukup merogoh kocek Rp 5.000 per orang.

Selain menjadi salah satu destinasi wisata alam yang direkomendasikan di Banjarnegara, Kawah Candradimuka terkenal dengan kisah legendaris sosok Gatotkaca. Kawah Candradimuka tergolong baru sebagai kawasan wisata. Meski begitu, banyak pengunjung yang tertarik ke tempat ini karena legendanya.

Mengutip buku berjudul “The Drakness of Gatotkaca”, disebutkan bahwa kawah ini merupakan tempat kelahiran dan kekuatan Gatotkaca, putra salah satu Pandawa, Bhima.

Kisah di balik Kawah Candramimuka, tempat Gatotkaca menerima kesaktian

Dalam epos Mahabharata, Gatotkaca terlahir dalam wujud monster. Kemudian sosok bernama asli Tetuka diangkat ke kayangan oleh Bhatara Narada yang sedang diserang oleh Patih Sekipu dari Kerajaan Trabelasuket.

Patih diutus oleh rajanya, Kalapracona untuk menikah dengan bidadari bernama Batari Supraba. Tetuka kemudian dihadapi sebagai lawan, tetapi semakin dia dipukuli, semakin kuat dia. Merasa malu, Sekipu kemudian mengembalikan Tetuka ke Narada untuk segera dinaikkan. Kemudian oleh Narada, Tetuka yang masih bayi dibawa ke Kawah Candradimuka yang sangat panas.

Para dewa kemudian melemparkan berbagai senjata pusaka ke dalam kawah.Beberapa saat kemudian, Tetuka muncul sebagai pria dewasa. Semua jenis harta ilahi telah melebur dan menyatu dengannya.

Tubuh Gatotkaca dicelupkan ke dalam kawah untuk menghilangkan sisi jahat yang ada pada dirinya (sifat raksasa). Air panas di Kawah Candramimuka juga membuat Gatotkaca berani, dengan otot kawat dan tulang besi.

Ini adalah kawah yang dinamai dari cagar alam Gatotkaca. Dinamakan demikian, karena suhu air di kawah ini bisa mencapai lebih dari 100 derajat Celcius (0C).

Di kawasan Kawah Candramimuka, siapapun yang berkunjung bisa melihat kawah dari jarak terdekat hingga tepi kawah. Kawah yang terbentuk dari retakan di dalam tanah selalu mengeluarkan gas belerang yang relatif pekat namun relatif aman.

Selain kawah, di sisi kanan Kawah Candramimuka juga terdapat sumber air Adem Semar. Airnya benar-benar jernih dan segar. Air ini sering digunakan pengunjung untuk melepas dahaga setelah menempuh perjalanan jauh.

Mata air alami ini juga dipercaya memiliki efek awet muda. Karena itu, banyak pengunjung yang tidak hanya ingin datang ke kawasan kawah, tetapi juga merasakan kesegaran air alaminya.