liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
Menilik Komponen Servis Motor Listrik dan Kerusakan yang Kerap Terjadi

Servis motor listrik harus dilakukan secara rutin seperti halnya motor dengan mesin bakar. Sedangkan untuk servisnya sendiri meliputi dinamo, baterai, control module hingga sistem mekanik seperti rem. Baterai motor listrik perlu diganti karena memiliki umur 2-3 tahun.

Motor listrik dapat rusak karena berbagai faktor seperti kelembaban, kotoran, panas dan kualitas sumber tenaga. Faktor kerusakan dapat bersifat eksternal, seperti sumber listrik, kondisi lingkungan yang panas, lembab, kurangnya ventilasi, beban.

Kerusakan pada motor listrik juga bisa berasal dari dalam, seperti karena penuaan, maupun masa pakai, seperti dari bantalan dan rotor.

Komponen Servis Motor Listrik

Dinamo motor listrik tidak luput dari pemeriksaan saat melakukan servis motor listrik secara rutin. Dalam servis berkala, bengkel akan membuka dan kemudian membersihkannya agar kinerjanya lebih maksimal.

Pada motor listrik juga terdapat modul atau kontrol yang fungsinya mirip dengan ECU motor injeksi. Kontrol atau modul pada motor listrik bisa rusak, biasanya karena penggunaan yang berlebihan.

Jika motor listrik digunakan setiap hari, sebaiknya motor listrik diservis setiap 3 bulan sekali. Paling tidak, periksa kabel dan bagian mekanis seperti sistem rem. Mengenai biaya servis berkala juga tidak terlalu mahal, yakni berkisar Rp 300.000.

Jenis Kerusakan Motor Listrik

Ada banyak jenis kerusakan motor listrik yang mungkin terjadi, berikut dari Teknik-listrik.com:

1. Kerusakan Listrik

Jenis kerusakan motor listrik yang pertama adalah hilangnya salah satu tegangan utama yang tidak seimbang, sehingga sebagian besar belitan motor akan terbakar karena motor terlalu panas. Untuk mengatasinya, Anda dapat menggunakan relai pelindung seperti TOR/OCR untuk mematikan sistem.

Namun hal ini tidak akan mempengaruhi motor yang sistem kendalinya menggunakan inverter. Karena inverter juga bisa menjadi pelindung motor tapi bisa memperpendek umur inverter itu sendiri.

2. Kerusakan Mekanis

Motor yang terlalu panas atau terlalu panas adalah penyebab utama kerusakan mekanis. Setiap kenaikan suhu 10 derajat dari suhu normal, umur motor bisa terpangkas hingga 50%, meski kenaikan itu hanya sementara. Penyebab motor overheating, adalah sebagai berikut:

Pilih motor yang terlalu kecil agar arus motor lebih banyak yang artinya kondisi pengoperasian bisa lebih panas. Sebaliknya jika memilih motor yang terlalu besar dapat mengakibatkan penggunaan listrik yang tidak efisien dan menimbulkan pemborosan. Sebagian besar motor dilengkapi dengan sistem “start langsung”. Hal ini menyebabkan arus start menjadi 3 kali lebih besar menyebabkan banyak panas, terutama jika Anda sering menghentikan start. Untuk itu perlu dipasang sistem start yang meliputi start delta, kopling fluida, konverter frekuensi dan lain-lain. Seringnya stop start tanpa mempertimbangkan jeda antar start sehingga dapat menyebabkan kerusakan yang serius. Lingkungan suhu tinggi menyebabkan suhu operasi motor menjadi lebih tinggi dari yang seharusnya. Ventilasi ruangan yang kurang baik menyebabkan sistem pendingin pada sepeda motor rusak. Akibatnya, suhu operasi motor meningkat. Kondisi motor juga dapat menyebabkan motor listrik menjadi panas, misalnya kipas rusak, body motor kotor, saluran pendingin tersumbat/kotor dan lain-lain yang mengganggu pendinginan. Kondisi beban seperti misalignment kopling, beban abnormal dan berlebihan.

3. Getaran pada Motor Listrik

Adanya beberapa getaran pada motor listrik juga bisa menjadi indikasi bahwa motor tersebut bermasalah. Getaran yang lebih besar dari jumlah yang diperbolehkan dapat menyebabkan kerusakan lebih lanjut. Penyebab getaran itu sendiri bisa dari motor atau dari mesin yang digerakkan (beban). Berikut adalah beberapa penyebab getaran:

Motor tidak sejajar dengan beban (penggerak/beban motor) Beban dasar atau kelonggaran pada motor Pijakan lunak pada beban atau alas motor Rotor tidak seimbang Bearing rusak atau aus sehingga poros tidak berputar ke tengah Karat atau kotoran pada komponen yang berputar Ketidaksejajaran saat memasang rotor/bearing motor setelah perbaikan/daur ulang

Motor listrik perlu diservis secara rutin setiap 3 bulan sekali sebelum kerusakan semakin parah. Kerusakan pada motor listrik dapat meliputi beberapa komponen seperti dinamo, aki, modul kontrol hingga sistem mekanik.