liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
Penjualan Mobil 2021 Hampir 900 Ribu Unit, Ini 10 Merek Paling Laris

Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menyebutkan penjualan mobil pada 2021 mencapai 887.200 unit. Angka tersebut melonjak 67% dibanding tahun 2020 (532.407 unit).

Penjualan mobil tertinggi pada tahun 2021 akan terjadi pada bulan Desember.

Penjualan wholesale mobil per Desember 2021 mencapai 96.671 unit, naik 68,1% secara tahunan dari realisasi Desember 2020 sebanyak 57.507 unit. Sedangkan penjualan ritel meningkat 46,8% menjadi 101.479 unit.

FYI, secara historis penjualan mobil biasanya meningkat menjelang akhir tahun. Salah satunya terbantu dengan banyaknya pameran mobil yang berlangsung di penghujung tahun.

Sebaliknya, penjualan mobil terendah terjadi pada Februari 2021. Pada bulan tersebut, penjualan mobil hanya mencapai 49.202 unit, turun 38% dibandingkan periode yang sama pada Februari 2020 (79.644 unit).

Penjualan mobil mulai merangkak naik pada Maret ketika pemerintah mulai memberikan pembebasan pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) untuk pembelian kendaraan roda empat dengan kapasitas silinder mesin kurang dari 1.500 cc.

Selain itu, insentif potongan PPnBM sebesar 25% hingga 50% untuk kendaraan bermotor roda empat dengan kapasitas silinder mesin antara 1.501 cc hingga 2.500 cc.

Pemberian fasilitas tersebut berakhir pada Desember tahun lalu.

Berdasarkan data Gaikindo, Toyota masih mendominasi pasar mobil Tanah Air. Pada 2021, Toyota akan menjual 295.766 mobil.

Angka ini setara dengan 33% atau lebih dari sepertiga total penjualan mobil domestik tahun lalu.

Penjualan Toyota tahun lalu juga meningkat 82,3% dibandingkan tahun 2020 (162.203 unit).

Berdasarkan data Gaikindo, berikut 10 merek mobil dengan penjualan tertinggi di Indonesia pada 2021:
1.Toyota
Penjualan mobil mencapai 295.766
2. Daihatsu
Penjualan mobil mencapai 164.908
3.Mitsubishi Motor
Penjualan mobil mencapai 107.605
4.Suzuki
Penjualan mobil mencapai 91.793
5.Honda
Penjualan mobil mencapai 91.122
6.Mitsubishi Fuso
Penjualan mobil mencapai 36.518
7.Isuzu
Penjualan mobil mencapai 26.636
8. Wuling
Penjualan mobil mencapai 25.564
9. Hino
Penjualan mobil mencapai 20.683
10.Mazda
Penjualan mobil mencapai 3.392

Penjualan mobil 2022
Menyusul kenaikan penjualan mobil tahun lalu, industri otomotif Tanah Air menargetkan penjualan mobil tahun ini mencapai 900 ribu unit dengan harapan penjualan bisa mencapai 1 juta unit.

Pelaku industri belum menargetkan penjualan 1 juta unit pada 2022 berdasarkan daya beli masyarakat yang belum pulih 100%.

‚ÄúTahun 2022 Gaikindo proyeksi 900 ribu unit. Kami perkirakan pertumbuhan ekonomi akan meningkat sekitar 5% dan nilai tukar rupiah akan terus stabil,” kata Ketua Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Jongkie Sugiarto kepada Katadata, Selasa (11/1).

Sebagai upaya untuk terus meningkatkan penjualan mobil, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengusulkan agar mobil dengan harga jual di bawah Rp250 juta dan pembelian dalam negeri minimal 80% tidak dikenakan PPnBM mulai tahun ini.

Pasalnya, mobil berkapasitas kurang dari 1.500 cc dengan harga jual sekitar Rp 250 juta menguasai pangsa pasar sekitar 60%.

Namun, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan usulan tersebut masih memerlukan kajian.

“Untuk mobil PPnBM belum diputuskan, Pak Presiden minta dikaji lagi, terutama terkait permintaan yang meningkat cukup baik, jadi kita lihat saja,” kata Sri Mulyani kepada wartawan, Jumat (31/ 12). ).

Reporter: Andi M. Arief