liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
Penjualan Mobil Capai 84.062 Unit di Januari, Naik 59% YoY

Penjualan mobil di pasar domestik pada Januari 2022 mencapai 84.062 unit, atau meningkat 59% dibandingkan periode yang sama tahun lalu (52.909). Toyota dan Mitsubishi masih menjadi merek favorit masyarakat Indonesia.

Namun, penjualan mobil pada Januari tahun ini turun 13% dibandingkan Desember 2021 (96.673 unit).

Hampir seluruh merek mobil mengalami peningkatan penjualan domestik lebih dari 50% dibandingkan periode Januari 2021.

Grup Astra menjual 44.308 unit mobil pada Januari 2021, naik 65% dibandingkan Januari tahun lalu (26.830).

Mobil hemat energi dan terjangkau atau low cost green car (LCGC) meningkat 24,08% secara tahunan per Januari 2022 menjadi 12.117 unit dari 9.765 unit.

Namun, kontribusi mobil LCGC terhadap total penjualan domestik turun dari posisi Januari 2021 sebesar 18,45% menjadi 14,41%.

Sementara itu, lonjakan penjualan mobil terbesar dialami oleh UD Trucks yang berhasil menjual 50 unit dari tidak ada penjualan pada Januari 2021.

Secara keseluruhan, penjualan dengan volume terbesar pada Januari tahun ini masih dinikmati Toyota yakni sebanyak 22.886 unit, meningkat 42,61% dibanding periode yang sama tahun lalu.

Toyota masih menguasai pangsa pasar mobil nasional sebesar 27,22% dari total penjualan domestik per Januari 2022.

Angka tersebut turun dari posisi Januari 2021 di level 30,32% atau sebanyak 15.047 unit dari total penjualan per Januari 2021 sebanyak 52.909 unit.

Sementara itu, pertumbuhan penjualan mobil terendah dialami oleh mobil Suzuki yang hanya meningkat 9,64% secara tahunan pada Januari 2022 menjadi 7.017 unit dari 6.400 unit pada Januari tahun lalu.

Berikut penjualan mobil masing-masing merek pada Januari 2021:

1.Toyota
2021: 16.047
2022: 22.886, naik 42,61%

2. Daihatsu
2021: 8.993
2022: 18.319, naik 103,7%

3.Mitsubishi
2021: 9.108
2022L 14.567, naik 59,93%

4.Honda
2021: 7.231
2022: 10.884, naik 50,51%

5.Suzuki
2021: 6.400
2022: 7.017, naik 9,64%

6.Isuzu
2021: 1.756
2022: 2.828 naik 61,04%

7. Nissan
2021:100
2022:313 naik 213%

8. truk UD
2021:0
2022:225

9. Peugeot
2021:34
2022: 50 naik 47,05%

10. Lainnya
2021: 3.240
2022: 6.973 naik 115,21%

Sebelumnya, Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Jongkie Sugiarto memperkirakan penjualan mobil pada 2022 bisa mencapai 900 ribu unit dengan harapan bisa mencapai 1 juta unit.

Salah satu faktornya adalah perpanjangan potongan pajak penjualan barang mewah ditanggung pemerintah (PPnBM DTP).

Sebagai informasi, DTP PPnBM yang akan dilaksanakan tahun ini akan dibagi menjadi dua bagian, yakni untuk mobil murah ramah lingkungan (LCGC) dan mobil di kisaran harga Rp 200 juta hingga Rp 250 juta.

Untuk mobil LCGC, insentif PPnBM DTP akan dibagi menjadi tiga periode, yakni 100% pada triwulan I 2022, 66% pada triwulan II 2022, dan 33% pada triwulan III 2022. Pengguna akan membayar PPnBM seperti biasa mulai pada awal kuartal keempat tahun 2022.

Sedangkan PPnBM yang dikenakan pada mobil LCGC tahun ini sebesar 3%.

Dengan kata lain, pengguna baru akan membayar PPnBM pada triwulan II tahun 2022 sebesar 1%, triwulan III tahun 2022 sebesar 2%, dan triwulan IV tahun 2022 akan membayar seperti biasa.

Reporter: Andi M. Arief