liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
Profil StreetScooter, Mobil Listrik Jerman yang Dilirik Pertamina Cs

Rencana Indonesia Battery Corporation alias IBC mengakuisisi StreetScooter, produsen mobil listrik asal Jerman, menuai kontroversi. Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama mengkritik Pertamina yang memiliki 25% saham di IBC.

Ahok menyebut pembelian perusahaan mobil listrik Jerman StreetScooter tidak bisa dilakukan karena hasil uji tuntas yang dilakukan menyebut akuisisi itu tidak tepat.

StreetScooter GmbH adalah produsen kendaraan listrik yang berlokasi di Aachen, Jerman. StreetScooter GmbH adalah anak perusahaan dari Deutsche Post DHL.

StreetScooter memulai produksi pertamanya pada 2015. Pada April 2016, Deutsche Post DHL mengumumkan bahwa mulai 2017 produksi StreetScooter akan ditingkatkan menjadi 10 ribu kendaraan per tahun.

Kemudian pada Oktober 2017 Streetscooter mengumumkan akan membangun pabrik kedua di Duren dengan kapasitas produksi hingga 10.000 kendaraan per tahun. Hingga tahun 2020, perusahaan telah mendistribusikan 13.500 van dan truk listrik ke seluruh Jerman.

Pada September 2019, StreetScooter juga mengumumkan rencana untuk berkolaborasi dengan pabrikan otomotif China, Chery. Kolaborasi tersebut berencana untuk memproduksi hingga 100.000 kendaraan per tahun pada tahun 2021. Namun, pada Maret 2020, Deutsche Post mengumumkan rencana untuk memproduksi StreetScooter.

Belum lama ini, mengutip Reuters, Deutsche Post diketahui telah sepakat menjual StreetScooter kepada perusahaan Jerman bernama Odin Automotive yang berbasis di Luxembourg. Namun, Deutsche Post tidak mau mengomentari kesepakatan tersebut.

Corporate Secretary IBC Muhammad Sabik menjelaskan alasan rencana akuisisi tersebut. Sabik mengatakan, KPI sedang melakukan kajian dan evaluasi menyeluruh terhadap semua aspek rencana tersebut.

Sejalan dengan Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP), IBC akan melakukan pengembangan bisnis baik EV Battery (EVB) dan EV (Electric Vehicle) Ecosystems. Pengembangan ekosistem kendaraan listrik ini menjadi salah satu kunci untuk mendukung program percepatan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) di Indonesia.

“Salah satu upaya yang dilakukan IBC dalam mengembangkan industri EV adalah dengan mengembangkan portofolio bisnis untuk mendapatkan knowledge dan transfer knowledge serta mitra strategis yang memiliki kompetensi dalam mengembangkan EVs,” kata Sabik.

Kendaraan Listrik 2022 Sebagai bagian dari upaya tersebut, KPI saat ini sedang menjajaki kemungkinan untuk mendapatkan mitra yang dapat mendukung upaya KPI untuk mempercepat adopsi kendaraan listrik di Indonesia. “Mitra strategis semacam ini tentu saja bisa berasal dari dalam negeri maupun luar negeri,” kata Sabik.

Pertamina melalui anak usahanya Pertamina Power Indonesia (PPI) telah menyiapkan beberapa strategi untuk memajukan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Salah satunya bergabung dengan IBC.

Ahok berpesan kepada Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati untuk memperhatikan tata kelola perusahaan yang baik (GCG) dalam proses akuisisi perusahaan pabrik asal Jerman tersebut. “Harus presisi dan GCG untuk membangun ekosistem mobil listrik dan kenal partner,” kata Ahok kepada Katadata.co.id, Rabu (24/11).

Ekonom Senior Center for Economic Reform (CORE) Yusuf Rendy Manilet juga menilai akuisisi pabrik mobil listrik belum datang.

“Perencanaan mobil listrik perlu dilakukan secara bertahap, tidak serta merta mengakuisisi pabrik mobil yang justru merugi,” kata Yusuf kepada Katadata.co.id, Kamis (25/11).

Dalam konteks Indonesia, pemerintah diuntungkan karena Indonesia merupakan salah satu negara dengan cadangan nikel terbesar di dunia. Sedangkan nikel merupakan komponen yang sangat penting dalam desain bodi mobil listrik.

Menurutnya, Indonesia perlu terlebih dahulu bergabung dalam rantai pasokan global, dengan produk baterai kendaraan listrik untuk beberapa pemain mobil listrik terkemuka. Setelah matang, langkah selanjutnya adalah mulai membangun bagian-bagian pendukung mobil listrik di luar baterai tentunya. “Kalau tahap ini selesai, baru kita bicara membangun industri mobil listrik,” kata Yusuf.